Sultan Prabu Diraja Meninggal.

555

Dilansir dari http://palembang.tribunnews.com/

Pelayat terus mendatangi rumah duka di Jalan Sultan Mansyur Kecamatan Ilir Barat I Kelurahan 32 Ilir Palembang.

Salah seorang tokoh penting Palembang Sultan Mahmud Badarudin III Prabu Diraja Drs Raden M Sjafei Diraja wafat, Kamis (7/9/2017) wafat di RS Charitas Palembang.

Mulai dari budayawan, sejarawan, hingga para pejabat silih berganti datang untuk mendoakan almarhum terakhir kalinya.

Kali ini kami akan menyusuri silsilah dan asal usul Sultan Palembang Darussalam bermula.

Pertama, berawal dari Susunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sqayidatuliman atau yang kita kenal dengan Kiai Mas Endi Pangeran Ario Kesumo.

Beliau kemudian menikah dengan Ratu Agung Binti Kimas Martayuda.Dari pernikahan tersebut menghasilkan dua orang putra yakni Sultan Muhammad Mansyur dan Sultan Agung Komarudin.

Sultan Muhammad Mansyur sempat memerintah Palembang dari tahun 1706 hingga 1714 masehi. Kemudian beliau menikah dengan Ratu Nyimas Singo Puteri dari Jambi. Dari pernikahan inilah kemudian lahir Sultan Mahmud Badaruddin atau Jaya Wikramo dan Sultan Anom. Kemudian diteruskan oleh Susuhan Ahmad Najamudin Adi Kesumo.

Sultan Muhammad Bahauddin (pendiri BKB)

Kemudian menikah dengan istrinya Ratu Agung dan memperoleh dua orang anak yakni Susuhan Ratu Mahmud Badaruddin Raden Hasan Pangeran Ratu (Sunan Tuo/SMB II) dan Susunan Husin.

Susuhan Ratu Mahmud Badaruddin memiliki anak yakni Sultan Ahmad Najamudin, Pangeran Prabu Diratdjah dan Sultan Najamudin Prabu Anom.

Dari keturunan pangeran Prabu Diratdjah inilah kemudian berturut turut diteruskan oleh Raden haji Abdul Habib Prabu Diratdjah II, Raden Haji Syarat Prabu Diratdjah III dan Raden Haji Abdul Hamid Prabu Diratdjah IV

Kemudian diteruskan oleh Sultan Mahmud Badarudin III Drs Raden Raden M Sjafei Diradja yang dikukuhkan menjadi Kesulitan an Palembang sejak 2003 lalu.