Sejarah Berdirinya Ikon Kota Palembang, Foto-Foto Tempo Doeloe.

14

Cikal bakal dan motivasi pembangunan masjid Agung Palembang bermula saat masjid yang didirikan Ki Gedeh Ing Suro (Sultan Palembang) terbakar. Kabarnya masjid ini dihancurkan oleh Mayor Van der Laen saat perang Palembang melawan Belanda pada tahun 1659. Saat itu, lokasi masjid ini berada di Keraton Kuto Gawang. Kalau sekarang berada di Kompleks PT. Pusri.

Peletakan batu pertama pada pembangunan masjid Agung pada 1 Jumadil Akhir 1151 H (1738 M) Sedangkan peresmian pemakaiannya pada hari Senin tanggal 1 Jumadil Awal 1161 H atau bertepatan dengan tanggal 20 Mei 1748 M.

Masjid Agung didirikan di samping Keraton Tengkuruk yang dikenal juga sebagai Kuto Kecik (sekarang gedung Museum Sultan Mahmud Badarudin II) serta bergaya arsitektur Eropa. Menurut penelitian sejarawan Djohan Hanafiah, awalnya masjid ini berbentuk bujursangkar. Namun diketahui pula bahwa bentuk bangunan masjid ini persegi panjang. Hal ini dapat diketahui dari sketsa lukisan pada tahun 1821. Sedang pada buku yang saya baca, tidak diketahui siapa pelukis sketsa ini.

Sultan Mahmud Badarudin I (SMB I) menentukan sendiri arsitektur bangunannya. Rancangannya adalah berundak dengan limas di puncaknya/mustaka. Mustaka adalah kepala dari atap undak masjid Agung.